Ramdhani Purnama Alam

Cerita Perjalanan tour Final ISL 2014 7 November 2014

Filed under: , , , , , by: Ramdhani Purnama Alam


         7 November 2014 menjadi hari yang bersejarah bagi saya dan para bobotoh lain yang seumuran dengan saya karena bisa menyaksikan sebuah klub/tim kesayangan JUARA di depan mata secara langsung dan sebuah kebanggan bagi saya.
       Mungkin cerita ini udah lewat beberapa bulan yang lalu karena kesibukan saya baru bisa menuliskan di blog ini tapi saya ingin berbagi cerita perjalanan menuju Palembang dari Rangkasbitung bersama 4 teman saya yang lain dengan 1 mobil tanpa ikut rombongan yang lain.
       Keinginan yang kuat untuk berangkat menonton langsung ke Palembang walaupun dengan modal yang pas-pasan 350 ribu/orang saya dan 4 teman yang lain memaksakan berangkat walaupun rencana dadakan. Tanggal 6 november kami berlima berangkat siang hari setelah menunggu teman yang cuti setengah hari dari kantornya.
           Perjalanan dari Rangkasbitung ke pelabuhan merak 2 jam setengah setelah sesampainya di pelabuhan kami sempat menunggu rombongan bus dari bandung tapi setelah menunggu lama kami pun memutuskan untuk berangkat duluan karena tidak datang rombongannya.

Kita pun segera masuk ke kapal yang sudah bersandar di dermaga dan tinggal berangkat.

 Kita berangkat dengan kapal GT 4432 No. 2180

          Perjalanan dari pelabuhan merak ke pelabuhan bakauheni di tempah dengan waktu 2 jam kurang lebih jaraknya 30 km. Kami pun menikmati perjalanan sore di kapal tersebut dengan menikmati demburan ombak sore dan menikmati sunset di tengah laut tersebut.


     Sesampainya di pelabuhan bakauheni

        Setelah sampai di bakauheni kami pun mencari tempat makan, setelah lama di tempat makan menunggu rombongan bus yang dari bandung tidak lewat terus kami pun sempat bertanya ke orang yang ada di tempat makan setelah tau kita salah jalur yang seharusnya lewat jalur lintas selatan yang agak ramai. Kami pun jalan terus sendiri tanpa ikut rombongan dengan mengikuti petunjuk jalan yang ada yang sebelumnya kami berlima tidak ada yang tau jalan ke palembang.
       Sempat bertemu rombongan para Bobotoh di Bandar Lampung kami pun ikut rombongan walaupun semuanya mobil pribadi kami berjalan beriringan dan kami pun sempat mengisi bahan bakar di situ kami tertinggal rombongan yang lain di dekat perbatasan antara Lampung dan Sumatera Selatan yang terkenal jalur yang menakutkan. Kami pun nekat jalan terus walaupun jam 3 subuh mata mengantuk dengan santai dan baca doa sepanjang jalan supaya aman di perjalanan.
       Jam 6 pagi kami pun menyempatkan sarapan di Kabupaten Ogan Ilir setelah itu melanjutkan perjalanan lagi sekitar 3 jam menuju Palembang. Sesampainya di Palembang sekitar pukul 9 kami pun menunggu di Monumen Ampera sambil menunggu teman saya yang orang palembang datang menjemput.

Sesudah nyampe di monpera kami pun menyempatkan untuk berfoto-foto sembari menuggu teman saya untuk menjemput.


          Kami sempat beristirahat di rumah teman saya sebelum pertandingan dimulai sambil membeli tiket pertandingan tersebut.
Setelah tiket sudah di tangan kami pun berangkat ke Stadion Jakabaring jam 4 sore karena supaya tidak macet di jalan.











Kami pun beruntung bisa berfoto bareng dengan pak Walikota Bandung  Ridwan Kamil sebelum masuk ke stadion.




Saya pun beruntung dan senang bisa berfoto bareng Pak Ridwan Kamil pemimpin yang keren yang bener-bener totalitas dukung Persib Bandung sampai nyempetin datang langsung ke Palembang.











Beruntung sekali saya punya teman orang Palembang karena sudah agak lama ga bertemu setelah lulus kuliah dan bertemu lagi di Pertandingan final ISL 2014. Saya pun berterimakasih karena sempat merepotkan selama di palembang.













Pertandingan final pun dimulai dengan tegang dan sorakan bobotoh yang memenuhi stadion jakabaring untuk mendukung PERSIB, menit awal sempat tegang pas Persipura melesahkan gol pertamanya dan Persib membalas beberapa menit kemudian di depan kemelut gawang Persipura.
Di babak kedua pertandingan mulai seru PERSIB sempat memimpin skor 2-1 yang di cetak oleh M. Ridwan walaupun Persipura bermain dengan 10 pemain tapi Persipura bisa menyamakan skor menjadi 2-2 dan pertandingan pun dilanjutkan melalui perpanjangan waktu tanpa gol dan dilanjutkan tendangan adu pinalti. Para Bobotoh dan Peripuran mania pun dengan tampang yang tegang menyaksikan tendangan adu pinalti, di tendangan ke empat Persipura di tepis dengan baik oleh I Made Wiryawan dan tendangan penentu dari PERSIB yang di lesahkan Jupe yang membuat Bobotoh tegang dengan puasa gelar 19 tahun akhirnya bisa melepaskan dengan baik dan membuat sorakan di Stadion Jakabaring bergemuruh setelah mengetahui PERSIB JUARA dan saya bersama teman saya melakukan sujud syukur karena PERSIB telah berhasil menyabet gelar juara ISL 2014 pada tanggal 7 November 2014.

Saya sengaja memesan tiket VIP karena supaya bisa melihat Persib mengangkat trophy secara langsung di hadapan mata saya.











Foto di atas teman-teman saya yang berangkat ke palembang dan teman saya yang orang palembang dan juga beberapa orang yang ga kenal ikutan foto bareng sama kita :D.

        Setelah beres pertandingan pun mendengar rombongan akan di kawal bus dan mobil pribadi akan di kawal sampai perbatasan Sumsel-Lampung kami pun memaksakan pulang langsung mengikuti rombongan dan di tengah perjalanan kami pun memisahkan dari rombongan dan melakukan solo touring lagi menuju pelabuhan bakauheni tanpa rombongan walaupun di tengah perjalanan sempat pecah ban sampai menghambat perjalanan kita.
        Sekian cerita saya dan teman-teman saya selama perjalanan ke Palembang untuk menontong langsung.


BOBOTOH PERSIB & ULTRAS JUVENTUS